Minggu, 22 Juli 2012

Attitude is everything

BY N.A. Sevrillia IN

Attitude is Everything, kalimat itu awalnya asing terdengar bagiku meskipun aku tau arti dan maksutnya. Kalimat itu adalah simbol atau logo dari sekolah tercintaku ini loh :D
Semua perilaku kita, kesopanan, kedisiplinan kita itu kan termasuk "ATTITUDE". Nah! itu yang bikin sekolah kita ngasih simbol "Attitude is Everything". Karna Sekolah Menengah Kejuruan Telkom Sandhy Putra ini terkenal dengan murid-muridnya yang displin sejak angkatan pertama, maka angkatan-angkatan selanjutnya pun di didik untuk lebih disiplin lagi, kedisiplinan, kesopanan, dan perilaku kita yang di didik di sekolah ini yang membuat kita sukses.
Bukan hanya sekedar omongan, tapi itu sudah terbukti. Banyak alumni dari SMK Telkom yang sukses di tempat kerjanya, bahkan banyak alumni yang sudah mempunyai perusahaan sendiri, tidak tanggung-tanggung bahkan ada yang bekerja di luar negeri.
Itu yang membuat SMK Telkom Sandhy Putra Malang ini sangat terkenal kualitasnya.
Jadi memang sudah terbukti kalau Attitude itu segalanya, yang menentukan kesuksesan kita, percuma pintar kalau tidak di sertai dengan Attitude yang  baik.

Rabu, 18 Juli 2012

JAVA

BY N.A. Sevrillia IN

Memasuki awal mata pelajaran di semester pertama kelas XI SMK Telkom, seluruh siswa kelas XI di minta untuk membuat blog tentang JAVA :) asiikk blogging lagi, berhubung blog lamaku sudah tak terurus dan aku lupa dengan e-mail dan passwordnya, beberapa waktu lalu aku sempat membuat blog iseng sih, tapi ternyata sekarang berguna juga :D Blogging tentang JAVA itu asik ternyata, pelajaran yang bisa di bilang mudah untuk awal, hihi :D Di baca yukk artikel-artikelnya :) Belajar bareng yaa tentang JAVA, kalo ada yang perlu di tambahkan silahkan kritik :)



Asal Muasal Java

BY N.A. Sevrillia IN

Menurut sumber yang saya baca nih, asal muasal JAVA itu diciptakan oleh suatu tim yang dipimpin oleh Patrick Naughton dan James Gosling dalam suatu proyek dari Sun Microsystem yang memiliki kode Green dengan tujuan untuk menghasilkan bahasa komputer sederhana yang dapat dijalankan di peralatan sederhana dengan tidak terikat pada arsitektur tertentu. Mula-mula James Gosling menyebut bahasa pemrograman yang dihasilkan dengan OAK tetapi karena OAK sendiri merupakan nama dari bahasa pemrograman komputer yang sudah ada maka kemudian Sun mengubahnya menjadi Java. Akhirnya setelah melalui beberapa transformasi dan proses, Sun akhirnya meluncurkan browser dari Java yang disebut Hot Java yang mampu menjalankan applet. Setelah itu teknologi Java diadopsi oleh Netscape yang memungkinkan program Java dijalankan di browser Netscape sejak January 1996 yang kemudian diikuti oleh Internet Explorer. Karena keunikan dan kelebihannya, teknologi Java mulai menarik banyak vendor terkemuka seperti IBM, Symantec, Inprise, dll. Akhirnya Sun merilis versi awal Java secara resmi pada awal 1996 yang kemudian terus berkembang hingga muncul JDK 1.1 kemudian JDK 1.2 yang menghasilkan banyak peningkatan dan perbaikan sehingga mulai versi ini Java disebut Java2. Perubahan yang utama adalah adanya Swing yang merupakan teknologi GUI (Graphical User Interface) yang mampu menghasilkan aplikasi window yang benar-benar portabel. Dan pada tahun-tahun berikutnya (1998-1999) lahirlah teknologi J2EE (Java 2 Enterprise Edition) yang berbasis J2SE yang diawali dengan servlet dan EJB kemudian diikuti JSP. Kelebihan Java di lingkungan network dan terdistribusi serta kemampuan multithreading mengakibatkan Java menjadi cepat populer di lingkungan server side. Terakhir teknologi Java melahirkan J2ME (Java 2 Micro Edition) yang sudah diadopsi oleh Nokia, Siemens, SonyEricsson, Motorola, Samsung untuk menghasilkan aplikasi mobile baik games maupun software bisnis dan berbagai jenis software lain yang dapat dijalankan di peralatan mobile seperti ponsel.

Sejarah Singkat

BY N.A. Sevrillia IN

Java adalah bahasa pemograman tingkat tinggi yang berorientasi objek, diedarkan oleh Sun Microsystem1 pada awal tahun 1996. Sejarah awal Java berawal di tahun 1991 ketika satu group insinyur-insinyur Sun, yang dipimpin oleh Ptrick Naughton dan James Gosling, ingin mendesain sebuah bahasa pemograman komputer yang berukuran kecil yang dapat digunakan untuk peralatan elektronika konsumen sepertu switchboxes TV kabel. Dikarenakan peralatan-peralatan ini menggunakan konsumsi daya dan memory yang rendah, maka bahasa pemograman tersebut harus berukuran sangat kecil. Juga karena setiap vendor menggunakan CPUs (Central Processing Unit) yang berbeda, maka bahasa tersebut harus bersifat multiplatfrom, tidak terikat hanya pada satu arsitektur (Architecture Neutral). Proyek ini diberi nama Green Project. Karena harus bersifat Architecture Neutral, maka Green Project menggunakan Virtual Machine (atau dikenal dengan Java Virtual Machine) yang berasal dari model implementasi bahasa Pascal di awal-awal perkembangan PC. Dikarenakan insinyurinsinyur Sun berlatar belakang Unix2, jadi mereka mendasari bahasa pemograman mereka dengan C++ dari pada Pascal. Secara khusus mereka membuat bahasa mereka berorientasi obyek (object oriented), bukan berorientasi prosedur (procedural oriented) seperti model bahasa Pascal. Bahasa pemograman tersebut dinamakan Oak, kemudian diubah menjadi Java. Karena pada awalnya ditujuan untuk pemograman device kecil, Java memiliki karakteristik berukuran kecil, efisien, dan portable untuk berbagai hardware. Perkembangannya sempat terhenti karena tidak ada yang tertarik dan tidak memiliki pasar seperti yang diramalkan. Ketika teknologi internet berkembang, Java diarahkan untuk menjadi bahasa pemograman internet karena fitur-fitur Java seperti Architecture Neutral, real time, reliable dan secure sangat sesuai untuk pengembangan internet. Menurut artikel lain, kata Java beberapa pendapat berasal dari nama kota yang ada di Indonesia, dan ada juga beberapa pendapat yang menyatakan lain atau berbeda. Disini sejarah singkat awal mula nama Java. Silahken baca bagi yang berminat hehehehehe… Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang. Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai “*7รข?³ (Star Seven). Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan TV kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto. Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer. Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java. Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995. Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape. Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja “bapak java”, James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi “Java”. Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling.

PERKEMBANGAN

BY N.A. Sevrillia IN



  •   Versi Awal

  • Versi awal Java ditahun 1996 sudah merupakan versi release sehingga dinamakan Java Versi 1.0. Java versi ini menyertakan banyak paket standar awal yang terus dikembangkan pada versi selanjutnya:
    • java.lang: Peruntukan kelas elemen-elemen dasar.
    • java.io: Peruntukan kelas input dan output, termasuk penggunaan berkas.
    • java.util: Peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas kelas penanggalan.
    • java.net: Peruntukan kelas TCP/IP, yang memungkinkan berkomunikasi dengan komputer lain menggunakan jaringan TCP/IP.
    • java.awt: Kelas dasar untuk aplikasi antarmuka dengan pengguna (GUI)
    • java.applet: Kelas dasar aplikasi antar muka untuk diterapkan pada penjelajah web.


  •   Karakteristik JAVA
  • 1. Java adalah bahasa berorientasi obyek: satu program Java bukanlah terdiri dari beberapa prosedur yang saling berhubungan, akan tetapi merupakan gabungan dari struktur data yang kita sebut obyek. Setiap obyek
    terdiri dari data data dan metode metode (satu fungsi atau prosedur, kita sebut metode di Java) untuk memanipulasi data.
    2. Java adalah bahasa yang diterjemahkan (interpreted): instruksi sistem JVM(Java Virtual Machine) menterjemahkan bahasa Java ke dalam bahasa yang di mengerti oleh mesin.
    3. Java adalah bahasa yang bisa di pakai di mana saja (portable): dari kenyataan bahwa Java adalah bahasa yang bisa di terjemahkan, berarti pula Java merupakan bahasa yang dapat di jalankan di berbagai macam platform dengan syarat Virtual Machine (JVM) terinstall di tempat tersebut. Kita kenal jargon ini dengan WORA (Write Once – Run Anywhere)



  •   Java Virtual Machine (JVM)

  • Java adalah bahasa yang bisa disebut compiled dan interpreted. Di bahasa pemrograman yang lain, biasanya hasil kompilasi dari program akan
    berbentuk satu file biner yang hanya bisa di mengerti oleh satu jenis mesin/prosesor tertentu dan tidak di kenali oleh mesin yang lain. Sebaliknya di Java, hasil kompilasi akan berbentuk satu file dalam bahasa intermediate
    antara kode biner(mesin) dan kode yang bisa kita baca. File intermediate itu nantinya akan di terjemahakan oleh sebuah “Java Virtual Machine” .
    JVM ini sudah termasuk sebagai pelengkap dari distribusi browser browser terbaru yang ada di pasaran. Untuk aplikasi berbasis AWT, JVM sudah lebih dari cukup untuk menjalankannya, akan tetapi untuk aplikasi berbasis Interface wing, masih diperlukan penterjemah lainnya yang kita sebut sebagai “Java Plug-In” dimana untuk distribusi terbaru Java, Plug In ini
    sudah termasuk dalam paket Java 2 Runtime Environment.



  •   Java Development Kit (JDK)

  • Java Development Kit yang sering disingkat menjadi JDK adalah sekumpulan alat alat untuk menunjang pengembangan dan pembuatan program Java sederhana yang didistribusikan secara gratis oleh Sun Microsystem. Alat alat itu antara lain adalah:
    1. javac : kompilator program java
    2. java : penterjemah dan eksekutor program java (virtual machine) bertype aplikasi
    3. appletviewer : eksekutor program java bertipe applet.
    4. jdb : debuger program java
    5. javap : dekompilator program java, mengembalikan program dari
    biner(bytecode) ke source code.
    6. jar : kompresor dari class java.
    7. javadoc : generator dokumentasi program java.
    Saat ini ada beberapa versi dari JDK untuk setiap platform yang berbeda (Linux, Solaris, Windows, dll)
    1. versi 1.0 kompatibel dengan Java 1.0. Meskipun hampir semua browser saat ini mendukung Java 1.0, tetapi tetap disarankan untuk menggunakan JDK versi 1.1.x untuk pengembangan applet
    2. versi 1.1.x kompatibel dengan Java 1.1
    3. versi 1.2.x dan seterusnya sampai yang terakhir versi 1.4.2 kompatibel dengan Java 2

    Selasa, 17 Juli 2012

    Software Pendukung

    BY N.A. Sevrillia IN



  •   Java 2 SDK (Software Development Kit)
  • contoh nama filenya : jdk-1_5_0_07-windows-i586-p.exe, ini adalah sebuah file installer yang digunakan untuk meng-instal Java 2 SDK pada system operasi windows.

  •   J2ME WTK (Wireless Toolkit)
  • Digunakan untuk mempermudah kita dalam membuat, mengcompile, dan mengembangkan aplikasi J2ME.

  •   Text Editor
  • Untuk menuliskan kode-kode bahasa pemrograman Java (yang mana filenya akan kita simpan dengan ekstensi *.java). Contoh text editor yang banyak digunakan dalam pemrograman J2ME, yaitu diantaranya: Notepad, Wordpad, Crimson Editor dan text editor lainnya.

  • Selain itu dapat pula dengan menggunakan Java IDE (Integrated Development Environment) , diantaranya seperti : NetBeans, Java (ME) platform SDK, Eclipse, JCreator, dan lain sebagainya.

    Teknologi yang Berkembang

    BY N.A. Sevrillia IN




  •  
    Membangun Wireless Application Menggunakan Teknologi J2ME
  • Teknologi Java merupakan sebuah teknologi yang berkembang sangat pesat akhir-akhir ini. Bahkan belakangan ini dikabarkan berusaha mengalahkan Microsoft yang terkenal sebagai kampiun dari produsen operating system dimuka bumi ini. Teknologi Java yang pada awalnya dikenal untuk aplikasi pada desktop(J2SE) ataupun pada application server (J2EE), kini hadir dengan teknologi terbarunya, J2ME™ Platform, untuk pembangunan aplikasi pada mobile device seperti mobile phone dan PDA. Selain J2ME™ Platform yang termasuk baru, terdapat pula satu buah platform teknologi Java yang termasuk baru pula yaitu Java Card.Java Card merupakan seperangkat kakas untuk membangun aplikasi pada sebuah card electronic seperti SIM Card pada ponsel kita. SIM Card yang dipergunakan oleh Mobile Banking BCA(layanan operator selular Excelcomindo) menjadi salah satu contoh dari teknologi Java Card. Tulisan ini ditujukan untuk memberikan overview tentang J2ME™ Platform, dan diskursus J2ME Configurations & Profiles yang digunakan untuk membangun aplikasi Java untuk mobile phones, PDA, dan two-way pagers


  •  
    The Network is the Compute
  • Computing atau komputasi ada dimana-mana! Kita masih dapat menemukan one-computer-to-many-people (mainframes) dan one-person-to-one-computer (PCs) di berbagai institusi atau organisasi diberbagai belahan dunia. Belakangan terdapat aplikasi yang sangat menarik yaitu mobile application yang dapat hadir dimanapun kita berada, ketika belanja, ketika menyetir sekalipun, bahkan ketika duduk disudut dapur anda, aplikasi ini dapat hadir dan siap membantu anda seolah dunia telah berada dalam genggaman tangan anda ☺. Apakah devices yang menarik bagi para programmers dan engineers saat ini? Banyak orang berkata bahwa devices yang paling diminati adalah perpaduan antara computing + networking. Sebuah mobile phone’s memiliki kapabilitas wireless networking sekaligus kapabilitas computing (walau masih terbatas). Bila anda selama ini hanya dapat browsing dihadapan PC desktop yang bersifat wireline, maka saat ini melalui mobile devices anda dapat melakukan browsing dengan kemampuan yang tidak mengecewakan dibandingkan PC desktop, anywhere! Sun Microsystem telah melansir bahwa kedepan teknologi yang memadukan antara networking dan computing akan memberikan potensi yang besar bagi perkembangan teknologi di dunia ini. Perkembangan selanjutnya adalah XML yang telah menjadi standar bagi portable application pada lingkungan Java, dan IP sebagai standar bagi interoperabilitas & skalabilitas networking, maka Sun seolah mengeluarkan mantra “The Network is the Computer Teknologi Java, XML, dan IP telah membuat Java ada dimana-mana, multi device computing. Bahasa Java telah memberikan cara yang konsisten bagi programmer agar dapat menulis kode yang dapat dieksekusi pada berbagai devices. Untuk client-side programming, Visual Basic masih mendominasi pasar dunia, sedangkan untuk pasar application server hampir seluruh pasar telah diambil oleh Java, dan kinipun teknologi Java telah diadopsi oleh berbagai vendor mobile devices seperti ponsel maupun PDA. Saat tulisan ini dibuat harga sebuah HP Siemens M50 hanyalah seharga 1 juta rupiah, anda telah mendapatkan HP yang Java enabled dan siap untuk menemani anda untuk “bercanda” dgn teknologi J2ME. J2ME and The Java 2 Platform Anda jangan berharap dapat memprogram dengan platform J2SE dan dapat me-load-nya pada mobile devices, tentu saja berbeda terutama pada hal prosesor computing dan memory-nya. Jika pada J2SE anda menggunakan interpreter JVM, pada platform J2ME anda mempergunakan Kilo Virtual Machine (KVM) yang “ditanam” dalam handheld devices. Sebagai informasi bahwa J2EE merupakan superset dari J2SE, sebaliknya J2SE merupakan superset bagi J2ME. Apa artinya? API yang ada pada J2ME sebagian mengadopsi yang ada pada API J2SE, selain juga mengimplementasikan API spesifik untuk teknologi J2ME itu Configuration mendefinisikan minimum Java Libraries dan kapabilitas yang dipunyai oleh para developer J2ME. Artinya antara mobile device yang Java enabled maka akan ditemui configuration yang sama. Bila dianalogikan dengan sekelompok mobil maka sebuah mobil dengan mobil lainnya memiliki kesamaan, misalnya mempunyai roda, kaca spion, spedo meter, dll. Roda dan kaca spion itulah yang disebut sebagai configuration. Jadi configuration hanyalah mengatur hal-hal yang berkaitan dengan “kesamaan” bukan mengatur hal-hal yang “membedakan”, sehingga configuration memastikan portabilitas antar devices Profile merupakan kebalikan dari configuration yaitu mengatur hal-hal yang spesifik untuk sebuah device atau tipe market. Kembali pada analogi mobil diatas, sebuah mobil BMW tentu memiliki ciri spesifik yang tidak dimiliki oleh mobil Mercedes, dan sebaliknya. Misalkan pada profile ini diatur tentang persistent storage dan UI. Saat ini JCP telah mendefinisikan lima buah profile, salah satunya yaitu MIDP yaitu profile yang digunakan pada banyak mobile devices seperti Siemens M50 dan SL45i. Web Content for Mobile Devices Terdapat tiga opsi untuk me-retrieve static (mark up) content untuk sebuah mobile phone saat ini : ‰ cHTML (compact HTML) yaitu merupakan subset dari HTML yang digunakan oleh NTT Docomo sebuah operator selular maha sukses di Jepang hingga teknologinya (I-mode) diekspor keberbagai negara. ‰ WML (wireless markup language) yaitu sebuah markup language untuk lingkungan wireless yang didefinisikan oleh WAP Forum. WML digunakan sebagai standar pada mark-up language diberbagai negara, meskipun untuk negara-negara Amerika Utara masih didominasi oleh HDML (handheld device markup language). ‰ HTML. Jadi terdapat pula mobile devices yang dapat menginterpretasi HTML seperti Palm OS yang mempunyai HTML browser. Bagaimana sebuah content dapat di-retrieve oleh mobile device? Pada bagian atas kiri terlihat content berisi static file atau bisa juga berupa dynamic content atau juga Java Application yang di-generated oleh server. Lebih luas lagi, informasi dapat diekstrak dari basis data dan dimodifikasi menggunakan servlets, EJB, atau teknologi server side lainnya. Selanjutnya kita lihat pada bagian tengah, Java Application ditampilkan oleh Web Server dan seteruskan ditransmisikan melalui jaringan wireless menuju mobile devices. Web server atau WAP gateway system akan mendistribusikan content pada mobile phone atau device lainnya. Akhirnya content diterima oleh client device dengan melakukan proses transcoding, baik itu mengambil data dari basis data, atau XML, atau HTML, dan selanjutnya diterjemahkan kedalam format WML atau cHTML bergantung pada format yang kita punyai. Bagaimana Java Application dapat ditransmisikan melalui jaringan wireless dan selanjutnya diterima oleh client device? Bagaimana pula operator atau content provider mengatur masalah billing untuk Java Application atau service yang telah diberikan? Beberapa company telah bekerja untuk mendefinisikan masalah ini dan yang pertama melakukan adalah LG Telecom di Korea pada tahun 2000, disusu NTT DoCoMo di Jepang dan Nextel di USA pada akhir 2001. Setiap operator atau network memiliki ciri spesifik walaupun datang dengan teknologi yang sama yaitu 3G wireless technology yang dimulai tahun 2001-2002. Untuk menjembatani perbedaan tersebut maka sebuah MIDP Groups membuat sebuah ketentuan/ standar OTA (over the air) yaitu JSR118, walaupun ketentuan OTA ini masih terus disempurnakan. Java Application Loading Proces Ketika sebuah application siap untuk didistribusikan maka dibutuhkan suatu mekanisme agar secara fisik aplikasi itu dapat di-load kedalam phone. AMS (application managemen software) adalah kakas pada ponsel yang mengatur mekanisme ini. Jadi AMS ini dapat mengetahui bagaimana cara me-load kode MIDlet melalui wireless connection. Berikut adalah proses loading sebuah Java Application : Pada skenario disamping, seorang consumer akan mendatangi WAP page. Pada halaman tersebut terdapat aplikasi anda yang dapat di-download melalui mobile set. Pada saat sebuah aplikasi dipilih maka file jad (java descriptor) akan didownload ke mobile set anda. File jad ini biasanya hanya sekitar ratusan bytes sehingga sangat cepat dan murah untuk di-download. File jad ini akan memberitahukan pada consumer tentang hal-hal basic tentang aplikasi tersebut (seperti versi maupun size dari aplikasi tersebut), sehingga manakala consumer telah memiliki versi yang sama ataupun size-nya terlalu besar untuk sisa space yang anda punyai maka akan memberikan alert tertentu. Sebagai contoh anda ingin men-download sebuah games MIDlet dari sebuah situs, ketika anda men-download jad file akan terlihat ukuran file games tersebut (jar=java archieve file) misalkan sebesar 6kb padahal sisa space memory anda hanya 2 kb maka akan muncul alert “user doesn't have enough room to download and store this application”. Jelas ini menguntungkan consumer karena akan menghemat bandwidth maupun uang, paling tidak consumer tidak membuang waktu untuk sebuah aplikasi yang tak perlu di-download-nya. Supporting WAP in J2ME Enabled Mobile Phone Bagaimana J2ME dan WAP berelasi? WML bekerja baik untuk beberapa aplikasi seperti text-centric application seperti weather report, stock quotes, dll, tetapi terdapat beberapa kelemahan dengan WAP yaitu WAP-based application memerlukan koneksi terhadap network secara permanen, artinya koneksi terhadap internet harus terus dilakukan bilamana ingin menjalankan WAP-based application. Selain itu pula aplikasi WAP tidak baik digunakan pada aplikasi yang graphic intensive seperti games, interactive charting, dll. Selain dari itu isu security juga menimpa WAP gateway, dimana terjadi konversi protocol yaitu dari protocol internet menjadi protocol wireless. Teknologi Java dapat dijalankan pada devices dengan cara disconnected access dan inilah yang tidak dimiliki oleh WAP-based application. J2ME memberikan kemudahan bagi developer untuk membuat aplikasi grafis seperti color games, office application, dll. J2ME pula menyediakan end-to-end security HTTP seperti SSL Tetapi tidak berarti teknologi Java dan WAP berdiri sendiri dan justru sebaliknya merupakan teknologi komplementer dimana WAP browser (microbrowser) digunakan untuk surfing mencari Java Application kemudian AMS akan melakukan manajemen instalasi lalu KVM akan menjalankan aplikasi MIDlet secara disconnected access Saat ini telah tersedia beberapa microbrowser yang ditulis dengan menggunakan bahasa Java. Tentu saja ini menguntungkan karena anda dapat melakukan proses updating secara OTA, sedangkan untuk microbrowser yang ditulis dengan bahasa selain Java tidak memiliki kemampuan untuk di-updated, dengan kata lain jika anda menginginkan microbowser versi terbaru anda harus membeli HP baru / Openwave (merger dari www.software.com dan www.phone.com) yang merupakan founder dengan WAP Forum dan merupakan supporter utama dunia WAP telah mengumumkan major partnership dengan Sun Microsystem untuk mengintegrasikan J2ME dan WAP untuk release selanjutnya. What’s Next? J2ME CLDC dan KVM telah digunakan oleh banyak platform dan devices, termasuk oleh Motorola phones dan two-way pagers, Research in Motion (RIM) wireless handhelds, dan Palm PDA. Jutaan J2ME CLDS digunakan sehari-hari oleh berbagai mobile phone di Jepang dan Korea. Banyak pula consumer yang menggunakan J2ME dengan Motorola handsets pada jaringan Nextel di USA, dan dalam tahap test dan commercial deployment di Vodaphone Airtouch, Sprint PCS, Telefonica, dan operator lainnya di USA. Symbian terus men-support Java Technology untuk di-release-nya Nokia Communicator 9210 yang berbasiskan Java Technology pada akhir 2001. Saat ini terdapat berbagai J2ME developmet tool yang free. Sun menyediakan J2ME Wireless Toolkit (WTK) yang berisi full J2ME CLDC dan MIDP implementation. Tool kit ini hanya dapat bertindak sebagai emulator saja (bukan IDE) dan dilengkapi dengan beberapa generic phone. WTK ini dapat dijalankan secara stand alone maupun terintegrasi dengan IDE buatan Sun Microsystem pula, Forte Community Edition (CE). Selain Forte CE terdapat pula Forte Mobile Edition (ME) yang berdiri sendiri sebagai IDE untuk J2ME application. Borland sendiri mengeluarkan pula IDE-nya untuk pembuatan J2ME application yaitu Borland Mobile Set. Baik WTK, Forte CE/ ME, Borland Mobile Set adalah kakas yang free untuk di download pada masingmasing situs pengembangnya. It is a Great Time to Become a J2ME Wireless Developer! Get Started Today!